Unhas Kerahkan 1.128 Pengawas UTBK SNBT, Rektor: Kecurangan Disanksi Tegas Tanpa Toleransi

Unhas Kerahkan 1.128 Pengawas UTBK SNBT, Rektor: Kecurangan Disanksi Tegas Tanpa Toleransi

MATA SULSEL, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menyiapkan 1.128 pengawas untuk pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026.

Penguatan pengawasan ini dilakukan untuk menjaga integritas, kredibilitas, serta memastikan proses seleksi berjalan adil, objektif, dan transparan.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa pengawas memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga mutu pelaksanaan ujian.

Menurutnya, tugas pengawas tidak sekadar administratif, tetapi juga menjadi kunci memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.

Ia menekankan, setiap pengawas harus bekerja profesional, teliti, dan berintegritas tinggi. Konsistensi dalam menjalankan tugas dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas proses seleksi secara menyeluruh.

“Unhas tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan. Siapa pun yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi tegas hingga dikeluarkan dari Unhas. Diperlukan komitmen yang kuat dan semangat saling mengawasi, karena yang dipertaruhkan bukan hanya pelaksanaan ujian, tetapi juga nama baik institusi,” tegasnya.

Rektor juga menyinggung adanya pelanggaran pada pelaksanaan sebelumnya yang melibatkan oknum internal. Terhadap kasus tersebut, Unhas telah mengambil langkah tegas tanpa kompromi, termasuk pemberhentian, sebagai bentuk komitmen menjaga marwah institusi dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pembelajaran dari pengalaman tersebut mendorong Unhas memperkuat sistem pengendalian secara menyeluruh.

Seluruh sivitas akademika diingatkan agar tidak memberi ruang terhadap praktik kecurangan, sekaligus menegaskan sikap tegas institusi terhadap setiap pelanggaran aturan.

Arahan tersebut disampaikan dalam kegiatan pengarahan kepada 1.128 pengawas UTBK SNBT yang berlangsung di Baruga AP Pettarani, Kamis (16/4), mulai pukul 09.30 WITA. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kesiapan teknis sebelum pelaksanaan ujian.

Sebelumnya, Unhas juga menggelar pengarahan bagi 84 Penanggung Jawab Lokasi (PJL) UTBK SNBT di Auditorium Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas pada hari yang sama.

Dalam kegiatan tersebut, Rektor kembali menekankan pentingnya peningkatan pengawasan berkelanjutan serta komitmen bersama dalam menjaga integritas pelaksanaan ujian.

Para peserta dibekali informasi terkait tata tertib pelaksanaan UTBK, mekanisme pengawasan, serta pola koordinasi antara pengawas dan PJL.

Diharapkan, seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara optimal sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan UTBK SNBT di Unhas dijadwalkan berlangsung dalam 16 sesi pada 21–28 April 2026. Ujian tersebar di 15 lokasi dengan 43 ruang ujian yang berada di Kampus Tamalanrea dan Kampus Gowa.

Seluruh rangkaian kegiatan didukung 1.128 pengawas dan 84 PJL guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib, aman, dan berintegritas. (*)


Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *