MATA SULSEL, PARE-PARE – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Makassar (FK UNM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Cempae, Kota Parepare, April 2026
Kegiatan pengabdian masyarakat FK UNM ini dipimpin oleh desen muda dr. Syahrianti Sarea, M.Biomed. sebanyak 80 masyarakat kategori lansia diberikan edukasi tentang pencegahan sindrom metabolik melalui penerapan healthy longevity lifestyle.
Edukasi ini menjadi penting mengingat tingginya kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus di masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan pemahaman mengenai sindrom metabolik sebagai kumpulan faktor risiko yang sering kali tidak disadari.
“Sindrom metabolik sering kali muncul tanpa gejala, sehingga banyak orang baru mengetahui saat sudah timbul komplikasi. Karena itu, penting bagi kita untuk mengenali faktor risiko dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujar dr. Syahrianti.

Menariknya, dalam sesi diskusi, salah satu peserta membawa hasil pemeriksaan kesehatannya. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa peserta tersebut telah memenuhi tiga dari lima kriteria sindrom metabolik, yaitu kadar trigliserida yang tinggi, tekanan darah tinggi, serta kadar gula darah yang meningkat. Kondisi ini menunjukkan bahwa risiko sindrom metabolik dapat terjadi tanpa disadari jika tidak dilakukan pemeriksaan rutin.
Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias dan aktif menyimak materi yang disampaikan. Melalui edukasi ini, peserta menjadi lebih memahami faktor risiko sindrom metabolik serta pentingnya menerapkan gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat. Selain itu, program edukasi seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan