Pilrek Unhas Periode 2026-2030 Kian Memanas, 3 Figur Akan Ikut Bersaing

Jelang UTBK 2026, Unhas Imbau Peserta Waspada Potensi Penyalahgunaan Data

MATA SULSEL, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) mengimbau peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di lokasi kampus agar waspada terhadap ajakan bergabung ke grup WhatsApp yang mengatasnamakan peserta UTBK 2026. Panitia menegaskan grup tersebut bukan kanal resmi dan berpotensi disalahgunakan.

Kepala Bidang Humas Kantor Sekretariat Rektor Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, menegaskan panitia UTBK tidak pernah menginisiasi pembuatan grup WhatsApp untuk peserta.

“Kami menghimbau agar peserta UTBK tidak menerima ajakan bergabung ke WAG UTBK dimaksud,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, grup-grup tersebut bukan merupakan kanal resmi Universitas Hasanuddin. Selain itu, keberadaannya berpotensi digunakan untuk mengumpulkan data pribadi peserta yang kemudian dapat disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Pihak kampus juga mengingatkan peserta UTBK agar tidak mudah percaya terhadap ajakan dari oknum yang menjanjikan kelulusan seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Unhas menegaskan tidak ada pihak mana pun yang dapat menjamin kelulusan selain hasil resmi dari proses seleksi yang berlaku.

TINDAK TEGAS PELAKU KECURANGAN JELANG UTBK 2026

Sebelumnya, Unhas telah menyiapkan 1.128 pengawas untuk pelaksanaan UTBK SNBT 2026. Penguatan pengawasan ini dilakukan untuk menjaga integritas, kredibilitas, serta memastikan proses seleksi berjalan adil, objektif, dan transparan.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa pengawas memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga mutu pelaksanaan ujian.

Menurutnya, tugas pengawas tidak sekadar administratif, tetapi juga menjadi kunci memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.

Ia menekankan, setiap pengawas harus bekerja profesional, teliti, dan berintegritas tinggi. Konsistensi dalam menjalankan tugas dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas proses seleksi secara menyeluruh.

“Unhas tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan. Siapa pun yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi tegas hingga dikeluarkan dari Unhas. Diperlukan komitmen yang kuat dan semangat saling mengawasi, karena yang dipertaruhkan bukan hanya pelaksanaan ujian, tetapi juga nama baik institusi,” tegasnya.

Oleh karena itu peserta diminta tetap waspada, menjaga keamanan data pribadi, serta selalu mengacu pada informasi dari sumber resmi.

Jika membutuhkan konfirmasi terkait informasi pelaksanaan UTBK di Unhas, peserta dapat menghubungi kanal resmi media sosial @hasanuddin_univ atau @akademikunhas, WhatsApp help desk 082194165656 dan 085343991587, serta email info@unhas.ac.id. (*)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *